The “i” Ten: the curse continued

Haduh, malu juga ya cerita beginian. Baiklah mbak iit. Inilah dia!

1. Ahmad GIlang Illyasa Rahman. dipanggil Eji sejak lahir oleh sang Eyang Putri. sejak ketika kelas 5 SD saya baru mengetahui bahwa cara menulis nama panggilan saya yang sebenarnya adalah AG – inisial dua huruf dari Ahmad Gilang, dan dibaca dengan pelafalan inggris. nama yang sangat saya sukai ini sering kali membawa saya dalam suatu kondisi yang akward:

– waktu SMA ayah tiri saya menyuruh dengan serius untuk mengganti nama lengkap saya. karena menurutnya nama tersebut terlalu berat, dan akan membebanin hidup saya. ini terjadi setelah kecelakaan terbesar dalam hidup saya – tidur di motor lalu nyungsep ke dalem taksi parkir.

– ketika ospek FIKOM Ekstensi UNPAD 2004, seluruh senior mengira saya keturunan jepang. lalu ada senior cewek yang naksir saya hanya karena dia mengira saya setengah jepang. saat itu, nama panggilan di name tag saya adalah “Eiji”.

– ketika kartu ATM saya hilang, saya mengurus ke BCA Jln. Asia-Afrika. ketika si mbak-mbak mencatat KTP saya, dia dengan kaget dan teriak berkata: “hah? mas umur 17 tahun sudah mendapat gelar insinyur??” lalu saya bingung dan kaget, dan refleks menjawab “hah? iya…”. lalu saya malu untuk menarik kembali ucapan saya. karena mbak-mbak tersebut sangat exited dan memberitahu teman2 di sebelahnya. lalu mereka kemudian bertanya-tanya banyak hal pada saya, namun entah, saya lancar saja menjawabnya. mungkin karena saya menikmati diri saya yang menjadi pusat perhatian oleh mbak2 costumer service saat itu. (KTP saya adalah KTP nembak bekas waktu SMA. pak RT salah menulis nama saya dengan IR Ahmad Gilang, harusnya Ahmad Gilang IR.)

– masalah insinyur ini ternyata berlanjut ketika saya lagi2 kehilangan kartu ATM dan mengurus surat kehilangan di polsek coblong. “mas, insinyur nya mau disertakan pada surat laporan?”

– ketika pulang kuliah, saya berjalan bersama teman-teman sekelas untuk makan siang di dekat kampus. saat itu saya sedang berantem dengan pacar saya. lalu ada kawanan anak-anak SMA yang memanggil-manggil “Ejii!! Eji!! sini-sini!” mendengar panggilan tersebut sayapun menengok dengan heran karena tidak mengenali mereka yang memanggil-manggil itu. begitu juga dengan teman-teman saya, melihat mereka, dan mereka juga melihat kami. kondisi tenang sejenak seperti sama-sama heran. ketenangan tersebut dipecahkan oleh gonggongan anjing yang berlari dari arah belakang kami. berlari, kemudian melompat ke arah anak2 SMA itu. “Ejiiiiiiii !!!!!”
(ini merupakan kejadian yang kedua dalam hidup saya, yang pertama adalah di Toy City Bintaro Plaza, ketika ada seorang anak kecil yang berteriak “Mas Ejiiiiiiii!!!!!! ” sambil berlari ke arah saya. karena saya memang dipanggil Mas oleh sepupu2 dari keluarga ayah, saya refleks tersenyum dan berlutut untuk menangkap dan memeluknya. tapi ternyata anak itu berlari melewati saya dan ditangkap oleh kakaknya yang lebih muda dari saya.)

2. Saya bangga dengan latar belakang keluarga saya yang berbeda dengan keluarga kebanyakan. sampai saat ini, saya memiliki dua nenek dg dua kakek dari ayah, dua nenek dengan satu kakek dari ibu, satu ayah kandung, satu ayah tiri, satu ibu kandung, satu ibu tiri, satu adik kandung, dua adik tiri, dan satu calon ayah tiri lagi. wow. waktu kecil saya tidak tahu kalau hidup akan semenarik ini.
ps: adik tiri saya yang paling tua itu seorang wanita karir, cantik, dan seumuran. pengalaman yang asik bukan?

3. Teman dan Sahabat adalah dua hal yang sangat berarti bagi saya. “gw sayang sama lo” merupakan kata yang tidak akan malu saya keluarkan dari mulut saya untuk mereka.

4. Tenang merupakan tujuan hidup mutlak untuk saya.

5. Saya sangat ingin untuk menjadi tampan. (semua orang juga begitu kan? ya kan?) tapi sulit. dan seringkali menyerah.

6. Saya sangat menikmati mimpi! mimpi secara harafiah. mimpi saat tidur. mimpi sepertinya memiliki arti tersendiri dalam hidup saya. saya sangat mempercayai mimpi, namun tidak percaya dengan tafsir mimpi, atau mungkin belum percaya. sebelum tidur, setelah berdoa saya pasti tersenyum sedikit sambil bertanya-tanya dalam hati, akan mimpi apa saya malam ini? beberapa teman saya mungkin akan ingat bahwa saya sangat sering menceritakan mimpi-mimpi dalam tidur saya.

7. Tanpa bermaksud menyinggung SARA, tapi saya sangat kaget ketika setahun yang lalu mengetahui bahwa saya ternyata keturunan cina. hal ini saya ketahui ketika saya menceritakan kepada ibu saya tentang teman saya yang bernama Peter (UNPAR), dan saya mentertawakannya. tapi ibu saya tidak tertawa, dan malah bertanya “jadi maksudnya teman2 kamu ngetawain dia karena sifatnya yang cina?” “ha? iya ma..” “kamu kan juga cina ji padahal..” lalu tertawa saya pun hilang, terganti dengan petanyaan2 pada mama.

ps: saya bukan orang yang setuju dengan pembedaan ras. serius. jangan ada yang tersinggung ya dengan ini..

8. Memiliki trauma tersendiri dengan kutu. saya sudah hafal dengan bentuk kutu, ini karena saya selalu waspada dalam kamar. saya heran dengan hal yang satu ini, padahal saya bukanlah orang yang jorok gaya hidupnya. namun saya terus menjadi korban serangan kutu terbesar dalam sejarah kosan. mengingatnya saja sudah membuat bulu kuduk berdiri. hiiii..

9. Minder dengan tinggi badan. masalah tinggi badan ini merupakan masalah besar untuk saya. terutama ketika sedang ngobrol dengan wanita yang tingginya melebihi saya!

10. Idola saya: Ayah saya yang bernama Ahmad Aslan Basar. yang selalu membuat saya terpana dengan sepak terjangnya. yang mengajarkan saya arti musik. yang membela saya untuk gondrong dengan buntut sepinggang waktu TK.

beberapa orang yang ingin saya tag sudah di tag orang lain. dan sebagian lagi saya rasa tidak akan menulis hal semacam ini. tapi, saya akan tetap menyebutkan nama mereka sebagai bentuk penghargaan saya untuk mereka. tanpa meminta mereka untuk melakukan hal semacam ini.

inilah mereka:

1. Haska Fikri Tauhid. orang yang paling tidak bisa membuat saya marah walau dia sangat menyebalkan. juga orang yang terus bersama-sama dengan saya semenjak awal kuliah.

2. Amanda Manggiasih Paramita. hai para fans nya mita! saya adalah salah satu dari kalian! orang ini selalu membuat saya panas dengan berbagai achievment yang berhasil dia raih. (gwe gak mau kalah sama nih anak)

3. Davey Araeza Pinanda Sagala. akrab dipanggil echa. orang yang banyak memberi saya pandangan hidup dari sisi yang berbeda.

4. Iit Sukmiati. semua orang memanggilnya Boit. seorang mama dari Bunga – anaknya. tanpa saya sadari, saya pun sedikit menganggapnya sebagai bunda, serta kakak. tokonya (omuniuum) menjadi tempat penampungan untuk saya dan teman-teman.

5. Stafianto Tri Juniantoro. diberi penghormatan oleh semua orang dengan memanggilnya “Mas Tri”. benar-benar seperti sosok seorang ayah bagi beberapa orang yang sering ke omu. selalu berpikir tanpa lupa berdzikir. berdzikir di rapidshare. banyak mengajarkan tentang rimba kehidupan dan bisnis – satu hal kelemahan saya.

6. Angkuy. gak tau nama panjangnya. orang yang selalu ceria. sifatnya yang terlalu ramah mengingatkan saya bahwa dunia masih belum kiamat. saya senang dengan orang ini.

7. Muhammad Akbar. seorang lagi yang rajin tersenyum. senang jika saya bisa selalu melihat akbar dan angkuy tersenyum.

8. Yusuf Ismail. seorang seniman jenius dari tingkat lawak. jika bisa, saya ingin merekomen dia untuk berduet dengan Komeng di Saatnya Kita Sahur.

9. Datta Hitakaraka. seorang unik yang saya sukai. unik mulai dari nama, postur tubuh, pola pikir, dll. sampai saat ini saya baru menemukan dia yang seperti ini.

10. Rumah Buku. kepada semua kru rumah buku, anda memiliki kantor terhebat!

cheers for all of them!

Iklan

19 thoughts on “The “i” Ten: the curse continued

  1. sodara yang seperti ini berbeda dims, perasaannya itu mungkin sama aja kayak temen yang baru kenal, tapi kita berteman dalam satu kelompok kegiatan seleksi masuk ABRI, dan ternyata dia adalah anak Jendral! gitu…

  2. gwe melihat perbedaan antara gwe dan si axl:gwe: – sadar duluan dan akhirnya menyerah sebelum ketampanan itu menggerogoti gaya berpakaian.axl:- ketampanan telah menggerogoti gaya berpakaian sebelum dia sadar bahwa dia bukan hippies.. apalagi axl!

  3. eji, dia adalah org yg selalu pengen pelukan kaya teletubies…bhahahahajie, pokoknya pelukan itu kita jadiin sebagai pengganti tos dan sapaan ‘hallo’…hihihihigw senyum aja yah?…tapi tetep jomlo yah?..huehueheuheu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s