OUT NOW!! JEUNE#26 Dream Issue: Prepared for Release Party

COVERJEUNE #26

Edisi ini mungkin menjadi edisi terakhir saya termasuk dalam tim, karena harus mengejar kelulusan pada bulan Mei. Setelah membacanya, ada perasaan sayang yang timbul untuk meninggalkan majalah ini. Karena konten edisi kali ini sangatlah padat jika dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Ini merupakan nilai plus bagi saya, karena literatur–yang menjadi ketertarikan utama saya–menjadi perhatian nomor satu kali ini. Alhasil, edisi ini tidak bisa saya habiskan dalam waktu satu hari seperti biasanya.

JEUNE kali ini mengangkat tema “mimpi” dimana semua konsep yang berhubungan dengan itu dibahas oleh para kontributor yang menurut saya menjadi kekuatan utama dalam mengisi edisi ini. Mereka-mereka itu antara lain:

– Harlan Boer (manager efek rumah kaca dan mantan vokalis common lennon)
– Tarlen (penulis lepas Pikitan Rakyat dan pemilik tobucil)
– Eko Prabowo ( KOMPAS)
– Eric Wiryanata (www.deathrockstar.info)
– Noe (Letto)
– Nama-nama penulis handal dan praktis media yang sengaja ingin sembunyi dengan nama samaran.

Selain itu ada juga kontributor lain yang ikut mendukung seperti Joe, Amanda Mita, dll. (maaf tidak saya sebutkan seluruhnya)

Dewi Lestari menjadi korban The Face dan mendapat ruang dua kali lebih banyak dibandingkan The Face edisi sebelumnya. Selebriti lainnya yang terlibat adalah Eno Netral yang disulap menjadi rapih untuk terpampang di depan.

Dream Issue ini juga akan disertai dengan JEUNE Release Party, dengan keterangan belum sempurna berikut:

teasing copy

JEUNE #26 Dream Issue Release Party, “Enjoy Your Lucid Dream! – an Art, Music, and Fashion Exhibition From JEUNE and Friends.

At RUMAH BUKU / KINERUKU
Saturday, 28 February 2009
Jl. Hegarmanah 52
Bandung
15.00 – 21.00

Music Performance by:
– Homogenic
– Angsa dan Serigala
– Goodbye Lenin
– Strangers
– White Lie
– Space System

Fashion Show by:
-Mannequin Plastic
-Aaargh
-Amithevintagist

DJ Set by:
– ‘Ngah
– Fabiandre
– KTNG

Art Exhibition by:
– Adytama Pranada
– Satria T Nugraha
– Yasmina Yustiviani

Free Entry, and unlimited free hot black coffee for everyone!

Jadi, selamat membaca, dan sampai jumpa di Release Party! Terima Kasih!

Cover Album Pertama Saya


my debut album

My Debut Album merupakan sebuah permainan berantai lainnya dan saya mendapatnya dari facebook yang di tag oleh iit boit. Karena saya menyukai hasil yang saya dapatkan untuk versi saya, maka saya memutuskan untuk memajangnya di blog ini. Begini peraturan lengkapnya yang di copy-paste dari FB:


1 – Go to “wikipedia.” Hit “random… Read More… Read More”
or click http://en.wikipedia.org/wiki/Special:Random
The first random wikipedia article you get is the name of your band.
(alternatively, if the first article you hit is short, hit Random Article two more times.)

2 – Go to “Random quotations”
or click http://www.quotationspage.com/random.php3
The last four or five words of the very last quote of the page is the title of your first album.

3 – Go to flickr and click on “explore the last seven days”
or click http://www.flickr.com/explore/interesting/7days
Third picture, no matter what it is, will be your album cover.

4 – Use photoshop or MS Paint or any similar programs to put it all together.

5 – Post it to FB with “My Debut Album” in the “caption” and TAG the friends you want to join in.

6. Put the same comment as this first comment to it so your tagged friends will hopefully do the same

Gambar diatas adalah hasil yang saya peroleh. Menyenangkan!

the animal you..

manusia sering dianggap memilik kesamaan dengan binatang. suatu kalimat yang mungkin saya dengar dari sinetron menyuarakan “dasar binatang!”. setelah terpikir kembali, kata2 tersebut mungkin berasal dari kata “monyet!” atau “anjing!” yang kemudian diperhalus oleh penulis skrip karena tidak pantas diperdengarkan dalam layar televisi. sedangkan, kata tersebut adalah kata2 yang seringkali kita dengar dalam dunia pergaulan sehari-hari.

manusia memaki dengan nama binatang! seakan derajat binatang lebih rendah dari manusia. benarkah mereka lebih rendah dari kita?

seandainya kita lahir sebagai bumi, siapakah yang akan kita anggap sebagai virus? manusia, atau binatang?

Afternoon Tea: ketika JEUNE dkk bertamu ke Rumah Buku.

Hari itu jam 8 pagi saya berangkat ke ruku, dan disambut dengan hangat oleh masmus (penghuni ruku). pagi itu adalah pagi dimana saya harus mewakili JEUNE untuk melaksanakan Release Party-nya yang kedua setelah di aksara april yang lalu. setelah bertemu dengan masmus, saya bertatap muka dengan orang sound yang menatap saya dengan kesan “rada asem”. mungkin karena dia habis begadang dari prom SMU 8 malam sebelumnya.

Pagi ini merupakan pagi yang indah. indah karena matahari bersinar penuh percaya diri bahwa dia tidak akan ditutupi oleh awan mendung sediktipun. dan saya pun percaya bahwa dia akan terus bersinar seperti itu sepanjang hari. mungkin ini berkat doa dari rekan-rekan kerja saya yang ingin acara hari itu tidak
diganggu oleh hujan. yah, mengingat malam sebelumnya ketika technical meeting merupakan malam yang sangat dingin, dan teman baru saya yang dipanggil Messi sempat mengatakan bahwa malam itu suhu menunjukkan angka
17 derajat celcius, mungkin saja esok hari hujan.

Bayu datang bagai angin segar sesuai namanya. saya berpikir bahwa tumben anak ini tidak penuh wacana seperti biasanya. mungkin karena dia datang terlalu pagi dan tidak sempat berpikir apapun yang tergolong hal berat. yah, bayu memang terasa seperti angin yang berhembus untuk membantu saya di pagi itu. hal itu terbukti dengan berkurangnya rasa khawatir saya tentang persiapan checksound dan mengatur layout tempat.

Dijadwalkan bahwa seharusnya checksound dimulai pukul 9 pagi. namun sepertinya hal ini memang berjalan seperti yang diperkirakan sebelumnya, yaitu ngaret. Tika yang seharusnya berada di urutan pertama pada jadwal checksound, belum datang sampai jam 10 dan akhirnya digantikan oleh band yang pertama kali datang, yaitu Sindentosca. jalu mengatakan bahwa hari itu sang pemain accordeon harus menghadiri undangan perkawinan, sehingga mereka memang harus checksound secepatnya. kemudian dilanjutkan dengan checksound Tigapagi, C’Cord, dan terakhir oleh Tika. sangat menyenangkan bagi saya untuk menyaksikan mereka memainkan musik di pagi hari di tengah-tengah hijaunya halaman belakang ruku, ditemani oleh Willy dan Donikabo serta tim-nya yang sedang memasang karyanya di sekitar areal ini. menjelang siang, Manequin Plastic memasang karyanya yang berbentuk binatang dari barang-barang bekas, display karya evan dan tina ini selalu memanjakan mata saya.

Saya menyalahkan kemacetan luar biasa yang terjadi hari itu, sehingga banyak sekali keterlambatan dan memaksa acara untuk mundur sampai jam 3 sore. namun sepertinya semua orang terhibur saat menunggu oleh senyuman matahari yang kadang mengintip dari balik lebatnya dedaunan di sekitar bangunan jl. Hegarmanah no. 52 ini. seandainya anda melihat orang yang tidak tersenyum terhibur, bisa dipastikan bahwa dia sedang repot dengan urusannya sendiri untuk membantu acara ini. misalnya personel Resident DJ of Ka’bah yang terus-terusan mengisi CD kosongnya yang tampak tetap kosong saat dimainkan di CDJ, Atau Mischamoo yang tampak kesal telah terjebak kemacetan bandung utara (dia sangat baik telah mencarikan kabel RCA untuk CDJ, kalo gak ada Icha, CDJ gak bakal jalan!).

Amanda Mita mengumumkan mulainya acara. disusul Mischamoo memainkan musik untuk mengiringi fashion show sesi ke satu. setelah itu C’Cord memainkan musik di panggung, perhatian saya sempat tertarik dengan contra-bass (mungkin itu namanya) nya yang tampak berumur. Berikutnya Tigapagi. ya, saya merasa musik mereka cocok untuk didengarkan di sore hari. kemudian saya tahu bahwa salah satu personelnya kehilangan Zippo kesayangannya. terkutuk orang yang mencurinya!

Pada fashion show yang kedua kalinya, saya merasa aneh, karena para model malah menghadap ke arah panggung dan membelakangi penonton. fashion show terasa singkat saja. fashion show ini berjalan dalam beberapa sesi. selain diramaikan oleh produk sponsor, Dila Ayu, Fragrance, dan Illustre juga memasang karya mereka pada tubuh2 model asal Tarbak. mereka diiringi juga oleh Marin (Poptastic), dan Akbar (A stone A).

Ketika semakin sore, The tree and The Wild akhirnya main. saya memang telah menunggu-nunggu untuk melihat penampilan live mereka, dan hasilnya, gila! sound yang bersih, vokal bak John Mayer, lead gitar oke.. dan itu semua tanpa checksound di pagi harinya! merinding..

Break magrib ditutup dengan penampilan dari Resident Dj of Ka’bah yang saya percaya bahwa saat itu juga mereka belum melaksanakan sholat magrib. saya rasa penampilan mereka disana tidak perlu diceritakan lagi. lihat aja fotonya, terus tambahin parang di tangan kiri salah satu personel. mewakili si bos, saya mengucapkan terima kasih atas kado yang diserahkan di atas panggung dari mereka!

Selanjutnya adalah Sindentosca. kali ini mereka bermain akustik, dan sepertinya penampilan akustik sangat cocok untuk mereka.

Terakhir Tika, favorit saya adalah ketika dia menyanyikan lagi “genjer-genjer”, dan lagu terakhir yang bunyinya “mayday.. mayday”. lalu acara habis. fiuhhh… saya tidak bisa menikmati hari itu seluruhnya…

apanya yang Lazy Sunday Afternoon? hhhhh…

ps: terimakasih untuk semua orang yang membantu! dan terimakasih udah dateng ke ruku! enak kan di ruku?
karena banyak foto yang sudah pernah di uplod thepopism, saya hanya sanggup memilih segini nih..

myrrrr akhirnya punya rumah lagi!

dulu myrrrr udah punya website yang penuh dengan keterbatasan, desain, tulisan, tunnel berantakan dsb dsb.. akhirnya kita minta tolong sama orang untuk desain web kita karena kurang pede sama kemampuan sendiri.. akhirnya berbagai desain dari beberapa teman datang, dan gak ada yang kepake satupun.

sekarang karena kita dikejar oleh beberapa project, maka web harus buru2 naik. dan yang kepake adalah akhirnya desain kita sendiri! hebat! kita ngeributin masalah desain dan akhirnya kembali menggunakan desain kita sendiri yang gak jauh beda dengan site yang pertama. penuh dengan keterbatasan-keterbatasan yang sama.. lucu..

tapi segala keterbatasan ini dengan mohon yang sangat agar dimaklumi. kita memang gak tau malu untuk “malu” dengan web yang penuh kerja keras diusahakan oleh rekan kita dalam waktu yang sempit..

yang lucu adalah fitur rumah myrrrr yang mengajak kita untuk saling berbagi. myrrrr forum. ahaha.. gwe gak abis pikir sama yang ini.. tapi cukup menyenangkan untuk senang2..

seperti yang dikatakan oleh saudara Echa, semoga berbahagia!

(rumah ini berbeda dengan toko kita, jadi selain mampir2 ke rumah, mampir ke toko juga ya!! yang jaga toko dengan senang hati akan menyambut dengan suguhan cemilan musik dari record label teman nan jauh disana)

alamat rumah: www.myrrrr.com

alamat toko: www.shop.myrrrr.com